Home UlasanAsuransi Perjalanan
Jurnal Allianz , Asuransi Perjalanan , 14 Sep 2015

Risiko tidak mengenal tempat dan keadaan, termasuk ketika kita sedang berada di luar kota. Tentunya kita tidak mau jika tiba-tiba jatuh sakit saat sedang liburan sehingga rencana pun menjadi terganggu, terutama dari sisi budget. Terlebih lagi, dampak yang ditimbulkan bahwa kita tidak bisa menikmati liburan. Liburan yang kita bayangkan indah bisa saja berubah menjadi suram karena tertimpa sakit terlebih jika adanya alokasi budget yang berubah.

Tidak hanya saat liburan, bisa saja pada saat sedang melakukan business trip tiba-tiba kita jatuh sakit sehingga tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Kita tidak hanya akan rugi karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga secara finansial. Fokus kita menjadi bergeser dari fokus menyelesaikan pekerjaan menjadi memikirkan  biaya pengobatan.

Oleh karena itu, sebelum bepergian keluar kota ada baiknya kita memasukkan perlindungan di dalam perencanaan, salah satunya dengan asuransi perjalanan. Hal ini dimaksudkan agar kita tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan tenang saat melakukan perjalanan ke luar kota atau bahkan luar negeri. Namun, pastikan bahwa kita memilih asuransi perjalanan yang memiliki berbagai perlindungan manfaat secara komprehensif, salah satunya yang harus ada adalah manfaat evakuasi medis.

Evakuasi medis merupakan salah satu manfaat dari asuransi perjalanan yang memungkinkan kita untuk segera mendapatkan perawatan medis pada saat sedang berada di luar kota maupun luar negeri. Tidak hanya pada saat sakit, manfaat evakuasi medis akan selalu ada untuk kita termasuk pada saat kita mengalami hal yang tidak diinginkan saat berada di luar kota atau luar negeri, misalnya kecelakaan. Evakuasi medis juga bisa didapatkan saat kita mendapat keadaan serius terkait dengan kesehatan atau keselamatan jiwa kita, pihak perusahaan asuransi akan membantu kita mengurus hal tersebut.

Misalkan juga jika kita sedang bepergian ke luar negeri namun tiba-tiba sakit dengan keadaan parah dan kondisi mengharuskan kita kembali ke negara asal kita, hal yang bisa dilakukan adalah evakuasi medis dalam keadaan kita sakit.  Jenis evakuasi yang seperti ini tentu membutuhkan biaya yang sangat mahal karena melibatkan banyak ahli saat prosesnya berlangsung, serta banyak keputusan kompleks yang harus diambil. Dalam proses ini bisa saja melibatkan dokter yang merawat kita saat sakit, mengurus perusahaan penerbangan dan alat transportasi yang dibutuhkan untuk digunakan. Bahkan keperluan mengurus administrasi rumah sakit tentu harus dipikirkan. Saat kita sedang sakit parah, tentu kita tidak akan sempat memikirkan dan melaksanakan hal tersebut. Hal ini terkadang yang ada di luar pikiran kita dan tidak kita proteksi sebelumnya. Biaya evakuasi medis dari satu negara ke negara lain memakan biaya yang sangat tinggi, bahkan bisa ratusan juta rupiah dalam kondisi tertentu. Biaya tersebut hanya untuk satu kali tindakan evakuasi saja, belum termasuk tagihan biaya selama perawatan dan tindakan yang dilakukan saat kita dirawat di rumah sakit negara tersebut. Tentu hal ini akan menjadi beban yang sangat besar terutama jika kita tidak memiliki dana yang mencukupi.

Terkadang kita tidak sadar bahwa kecelakaan atau sakit yang sedemikian parah dapat menimpa kita saat melakukan perjalanan. Jika kita sudah memiliki proteksi, risiko akan kondisi seperti ini tentu akan sangat membantu kita. Biaya evakuasi medis merupakan salah satu manfaat tambahan yang bisa kita peroleh apabila kita mengamankan perjalanan kita dengan perlindungan asuransi perjalanan.

Namun, sebelum membeli produk asuransi perjalanan, pastikan kita memilih perusahaan asuransi yang memiliki banyak rekanan rumah sakit, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini sangat penting karena luas tidaknya rekanan rumah sakit akan menentukan cepat atau tidaknya evakuasi medis yang akan datang untuk menolong kita.

Perhatian

Apakah Anda tertarik untuk berkunjung ke halaman ini?