Home Ulasan
Jurnal Allianz , , 19 May 2016

Profesi sebagai dokter yang bisa menyembuhkan orang  sakit, merupakan hal yang mulia. Namun bagaimana jika usaha sang dokter justru digugat balik pasien? Cari tahu lebih mengenai asuransi profesi berikut ini

Setiap profesi  pasti memiliki risiko, mulai dari risiko kecil, besar, hingga melibatkan pihak ketiga. Banyak  dari kita yang tidak sadar akan risiko-risiko dari profesi yang kita jalani. Padahal, risiko yang terjadi  dapat berakibat kerugian finansial hingga reputasi kita sendiri.  Oleh karena itu, supaya kita bisa menjalani profesi  yang penuh risiko dengan tenang, ada yang namanya asuransi profesi. Asuransi profesi yakni asuransi yang  melindungi aset kita terhadap tuntutan hukum dari pihak ketiga, yang disebabkan karena kelalaian kita dalam menjalankan aktifitas yang berhubungan dengan profesi kita.

Salah satu profesi yang selalu berhubungan dengan risiko pihak ketiga adalah profesi dokter. Meski sudah berpengalaman, dan berusaha dengan sebaiknya untuk menyembuhkan, namun masih ada kemungkinan usaha itu gagal. Tak sedikit pasien yang menggugat dokter atau rumah sakit tempat ia berobat dengan dugaan malpraktek. Ketika hal ini terjadi banyak biaya yang akan ditanggung tergugat. Seperti membayar tuntutan kerugian,biaya pengacara pendamping, dan sebagainya.

Disinilah peran dari Asuransi Profesi. Asuransi ini mengganti kerugian seorang dokter dari biaya-biaya yang mungkin timbul akibat kegagalan dari usahanya tersebut mendapat tuduhan malpraktek. Lingkup perlindungan asuransi profesi dokter diantaranya adalah:

  • Mengganti kerugian cedera fisik/mental/kematian dari pihak ketiga yang disebabkan malpraktek oleh dokter atau karyawannya
  • Penggantian terhadap biaya pengacara atau pengadilan, dimana secara hukum dokter  terbukti harus bertanggung jawab pada pihak ketiga (terbatas pada kasus perdata)
  • Menjamin kelalaian dokter saat bertugas di luar lingkup ruang praktek sehari-hari karena keadaan mendesak atau darurat

Di Indonesia, perusahaan asuransi masih  fokus pada perlindungan perofesi dokter. Namun secara umum di beberapa negara lain, asuransi profesinya lebih beragam. Seperti,  asuransi untuk profesi pengacara, arsitek, dan wartawan. Harapannya, di masa mendatang perusahaan asuransi di Indonesia bisa menyediakan lebih banyak lagi perlindungan untuk profesi.

Perhatian

Apakah Anda tertarik untuk berkunjung ke halaman ini?