Home UlasanAsuransi Jiwa Unit Link
Jurnal Allianz , Asuransi Jiwa Unit Link , 27 Feb 2015

Saat ini masih banyak dijumpai bahwa masyarakat membeli produk asuransi jiwa unit link karena tertarik dengan sisi investasi dan potensi imbal hasil yang digambarkan. Alhasil, kebanyakan masyarakat yang membeli produkunit link sibuk memperhatikan pergerakan nilai unit investasinya dibandingkan seberapa bagus kualitas manfaat perlindungan asuransi jiwa yang dimilikinya. Padahal pada dasarnya, unit link adalah produk asuransi yang manfaat dasarnya adalah perlindungan jiwa.

Karena unit link adalah produk asuransi jiwa, yang perlu benar-benar kita perhatikan adalah manfaat dasar asuransi jiwa, yaitu uang pertanggungan atas risiko meninggal dunia, sakit kritis, dan manfaat tambahan lain yang dibutuhkan, seperti misalnya manfaat rawat inap rumah sakit, manfaat pembebasan premi akibat cacat total/ tetap dan lain sebagainya. Jika ditilik lebih lanjut, justru dengan mengoptimalkan sisi perlindungan asuransi sebenarnya kita justru melindungi nilai tunai atau investasi yang telah kita kumpulkan agar tidak terganggu oleh keperluan biaya yang besar dan mendadak yang mungkin terjadi. Dengan demikian, sisi investasi dapat kita optimalkan untuk mencapai tujuan finansial jangka panjang yang kita rencanakan.

Sebagai pemegang polis asuransi jiwa unit link, kita diwajibkan untuk membayar premi secara berkala maupun sekaligus. Yang harus kita ketahui adalah bahwa jumlah premi yang kita bayarkan akan dialokasikan untuk dua hal: membayar biaya premi dan asuransi yang dibutuhkan baru sisanya diinvestasikan ke dalam fund yang dapat dipilih sesuai profil risiko investasi kita. Unit link memiliki fleksibilitas tinggi, sehingga kapanpun kita bisa mengubah penempatan dana investasi sesuai keinginan. Jadi pada kesimpulannya, sangatlah keliru jika kita beranggapan bahwa 100% dari uang premi yang kita bayarkan dialokasikan untuk asuransi maupun sebaliknya, untuk investasi.

Pengalokasian premi ini yang pada umumnya sering menyebabkan kesalahpahaman mengenai nilai tunai investasi yang dapat ditarik oleh pemegang polis. Karena banyak yang menganggap nilai tunai adalah 100% jumlah premi yang sudah dibayarkannya tanpa dikenakan potongan atas biaya asuransi dan administrasi.  

Nah, kini setelah kita lebih memahami mengenai unit link, diharapkan kita dapat lebih memperhatikan mengenai manfaat perlindungan asuransi jiwa yang kita miliki. Karena kita sudah membayar sejumlah nilai di dalam premi untuk memperolehnya. Sedangkan untuk sisi investasi, pada dasarnya semua investasi tidak bisa memberikan jaminan imbal hasil yang selalu maksimal. Karena kinerja investasi sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar modal yang tentunya fluktuatif. 

Sangat bisa dipahami bahwa masyarakat di Indonesia masih merasa lebih penting berinvestasi atau menabung dalam menyisihkan pendapatannya. Namun, tentunya perlindungan juga mutlak dibutuhkan agar upaya kita untuk mencapai tujuan finansial tidak terganggu oleh kebutuhan-kebutuhan akibat risiko kehidupan yang membutuhkan biaya besar.

Perhatian

Apakah Anda tertarik untuk berkunjung ke halaman ini?